Month: February 2019

5 Cara Mudah Menjaga Kesegaran Tanaman Hias

Tanaman hias menjadi salah satu jenis tanaman yang paling diminati beberapa kalangan terutama ibu rumah tangga. Selain sebagai penyejuk di rumah, tanaman hias juga berperan sebagai hiasan alami yang sangat menarik. Beberapa bagian tanaman hias memiliki daya tarik tersendiri sehingga memberikan nuansa cantik dan segar. Namun, kecantikan tanaman hias dapat menurun jika tanaman mulai layu dan menguning. Penyebab layu tanaman hias diakibatkan oleh faktor cuaca maupun perawatan yang kurang dari pemilik tanaman.

Potensi Tanaman Hias

Salah satu jenis tanaman yang berfungsi untuk memberikan keindahan sekaligus penyejuk suatu tempat adalah tanaman hias. Tanaman hias terdiri dari berbagai macam dengan keunikannya masing-masing. Keunikan tanaman hias menjadi nilai estetika yang dinikmati oleh pecinta tanaman. Setia tanaman hias memiliki keindahannya di bagian-bagian tertentu sesuai dengan jenisnya. Umumnya keindahan tanaman ini terletak pada bunga, batang dan daun.

Tidak hanya itu, akar dan buah tanaman hias juga mempunyai nilai keindahan tersendiri yang menarik perhatian. Tanaman ini memberikan kesan rileks sehingga mampu mengurangi stres bagi pemiliknya. Manfaat yang diberikan tanaman hias menjadikan tanaman ini sebagai wadah penyalur hobi dengan minat yang tinggi. Tidak heran bila tanaman hias dijual dengan harga tinggi dan sangat dicari oleh peminatnya.

Cara Merawat Kesegaran Tanaman Hias

Kesegaran tanaman hias sangat menentukan kepuasan bagi orang yang memandangnya. Tanaman yang layu, daun menguning, bunga dan ranting yang patah sangat mengurangi keindahan yang dimiliki tanaman hias. Masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan perawatan yang tepat. Berikut adalah tips merawat tanaman hias agar kesegarannya tetap terjaga :

  • Pangkas bagian yang layu

Bagian tanaman yang layu mengakibatkan tanaman hias menjadi kurang menarik. Untuk mencegah tanaman layu seutuhnya maka perlu dipangkas bagian yang layu saja agar tidak merambah ke bagian lain. Ciri tanaman layu yaitu daun menguning, dan ketegaran tanaman berkurang.

  • Menyiram Tanaman

Layu pada tanaman dapat diatasi dengan menyiram sesuai dengan takaran. Air yang dibutuhkan berkaitan dengan jenis tanamannya. Contohnya tanaman sukulen yang tidak memerlukan banyak air dapat disiram 3 hari sekali. Bagi tanaman yang bercabang dengan daun yang lebat disiram 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

  • Membersihkan tanaman

Tanaman hias yang terpapar udara langsung memicu debu dan kotoran menempel di bagian tertentu tanaman. Agar tetap terlihat segar dan hijau, bagian berdebu sebaiknya dibersihkan dengan kain lap yang telah dibasahi. Tanaman dilap secara hati-hati agar tidak merusaknya.

  • Mengganti pot tanaman sesuai ukuran

Penggunaan pot media pertumbuhan tanaman hias disesuaikan dengan ukurannya. Tanaman akan terus tumbuh dan memerlukan ruang yang luas. Apabila pot terlalu kecil, maka akar tidak dapat berkembang dan melakukan penyerapan secara maksimal sehingga tanaman menjadi layu.

  • Memenuhi kebutuhan hara tanaman

Tanaman hias yang kekurangan unsur hara tertentu akan menimbulkan gejala yang mengurangi kesegaran tanaman. contohnya tanaman yang kekurangan pupuk N daunnya menjadi kuning dan kerdil. Kebutuhan hara tanaman hias dapat dipenuhi dengan mudah yaitu memberikan pupuk kandang sesuai takaran. Selain itu, penggunaan tanah yang subur juga dapat memulihkan kesegaran tanaman hias.

  • Berikan pencahayaan yang cukup

Tanaman yang kurang cahaya akan mengalami gejala etiolase. Gejala ini menimbulkan pertumbuhan batang yang tidak terkontrol dan daunnya kecil serta menguning. Cahaya bagi tanaman berperan dalam proses fotosintesis, oleh karena tanaman perlu dihindarkan dari naungan yang menghambat masuknya sinar matahari.