Kumpulan Tips Dalam Memilih Bibit Tanaman

Saat ini ada banyak tempat atau toko yang jual bibit tanaman baik dijual secara offline maupun yang dipasarkan lewat toko-toko online. Untuk jenis bibit tanaman yang banyak dijual dan beredar di pasaran saat ini banyak macamnya ada yang berupa bibit tanaman buah-buahan sampai bibit tanaman hias. Akan tetapi bukan perkara yang mudah memang untuk bisa memilih bibit tanaman yang bagus dan kalian pun harus tahu kualitas bibit yang kalian tanam akan berpengaruh terhadap kondisi tanamannya nanti. Jika menanam bibit yang bagus tentu tanamannya akan tumbuh dengan baik pula, begitu juga dengan sebaliknya kalau bibitnya kurang bagus bakalan berefek juga pada tanamannya setelah tumbuh.

Tips Memilih Bibit Tanaman Yang Tepat

Dari penjelasan di atas maka bisa ditarik satu kesimpulan bahwa memilih bibit mestinya dilakukan secara selektif. Kalian pastinya ingin bibit yang kalian pilih bisa menghasilkan tanaman yang unggul bukan dan maksud dari kata unggul di sini yaitu tanaman tersebut mudah tumbuhnya, cepat juga berbunganya dan cepat berbuah. Tanaman yang masuk dalam kategori unggul juga mampu sekalgus lebih tahan menghadapi serangan penyakit maupun hama-hama tanaman seperti ulat, serangga, hingga jamur. Kuncinya tidak lain dan tidak bukan terleta pada pemilihan bibit tanamannya dan tenang saja, karena berikut ini ada beberapa tips yang bisa kalian gunakan saat membeli bibit tanaman agar tidak salah pilih dengan memilih bibit yang memenuhi kriteria berikut :

  1. Pertumbuhan bibitnya seragam

Kriteria dari bibit unggul yang pertama adalah pertumbuhannya seragam jadi maksudnya yaitu dalam sekali semai saja bibitnya langsung mempunyai pertumbuhan yang seragam. Misalnya jika tinggi dari tanam satunya 10 cm maka tinggi dari tanaman lainnya juga tidak jauh berbeda di antara 10 cm. Karena itulah saat hendak mendatangi toko jual bibit tanaman maka pastikan keseragamannya dalam pertumbuhannya pasca di semai.

  1. Bibit cepat tumbuh

Untuk kriteria kedua dari bibit tanaman yang layak untuk kalian pilih adalah bibitnya mesti cepat tumbuh. Bibit yang setelah ditanam cukup cepat tumbuh kecambahnya merupakan ciri dari bibit dengan kualitas unggul dan ada satu poin yang mesti diperhatikan di sini. Yaitu kecepatan pertumbuhan sebuah bibit tanaman sampai menjadi bibit dewasa cukup dipengaruhi juga oleh faktor penyiraman hingga pemberian pupuknya.

  1. Punya banyak akar

Beralih ke kriteria yang ketiga, suatu bibit bisa disebut unggul jika pertumbuhan akar primernya dan juga akar sekundernya terhitung banyak lalu ketebalannya juga bisa ditoleransi memakai indera. Tidak hanya itu saja, dari pertumbuhan akarnya sendiri juga cukup sejalan dengan bertambahnya usia dari tanaman bibit yang bersangkutan. Kalian bisa membeli bibit tanaman yang memenuhi kriteria ini dan masih ada kriteria lainnya.

  1. Tahan terhadap kondisi perubahan cuaca

Belakangan ini cuaca memang sedang tidak menentu jadi kadang panas terik lalu tiba-tiba turun hujan deras dalam waktu yang lama. Anomali perubahan cuaca yang cukup ekstrim seperti saat ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gagal panen yang menyebabkan kerugian di kalangan petani. Masalah perubahan iklim ini memang sangat berdampak sekali pada bibit tanaman di mana pertumbuhannya menjadi kurang optimal. Oleh karena itu silahkan membeli bibit yang cukup tahan terhadap perubahan iklim.

  1. Punya daya tahan yang bagus

Tanyakan juga kepada pihak yang jual bibit tanaman apakah mereka menyediakan bibit yang cukup tahan terhadap serangan hama dan juga penyakit. Jika mereka menyediakan bibit tanaman tersebut maka kalian bisa langsung membelinya. Jika kalian perhatikan lagi sejumlah toko memang ada yang menyematkan label bila bibit tanaman tersebut bebas dari penyakit dan adanya label tersebut cukup membantu dalam memilih bibit. Sebab adanya bibit yang tahan terhadap hama ataupun penyakit merupakan ciri dari bibit berkualitas unggul.

  1. Kondisi akar, batang dan daunnya yang kokoh

Untuk kriteria terakhir dari bibit tanaman yang bagus adalah dengan memperhatikan seperti apakah kondisi akar, batang sampai kondisi daun tanaman bibitnya. Ketiga aspek tadi tidak boleh sampai kalian lewatkan dan pastikan kondisi semuanya bagus dan daunnya pun kokoh, tidak ada yang robek. Batangnya juga mesti kuat dan keras tetapi untuk tanaman cangkok ada beberapa perbedaannya. Sebab tanaman yang dicangkok ini akarnya memang belum kokoh betul supaya lebih mudah saat nanti ditanam pada lahan yang terbuka.

Beli Bibit Di Toko Online

Untuk yang berencana membeli tanaman bibit secara online maka bisa mencari seller yang punya reputasi baik dan memiliki banyak bintang sebagai bukti reputasi. Cek juga kolom komentar untuk melihat testimoni dari para pembeli. Dengan begitu kalian tak akan ragu membeli di toko jual bibit tanaman murah online di market place favorit kalian.

Tanaman Pekarangan Terawat Dengan 8 Tips Sederhana

Setiap rumah senantiasa menyajikan pemandangan yang dapat membuat nyaman dan menyenangkan hati setiap pemiliknya. Pemilik rumah akan memanfaatkan setiap sudut dan ruang kosong di sekitar rumahnya menjadi suatu hal yang menarik. Salah satu cara pemanfaatan ruang atau lahan kosong rumah adalah dengan berkebun. Berkebun di pekarangan akan memberikan suasana sejuk dan rileks. Jenis tanaman yang dapat ditanam pun beraneka ragam mulai dari tanaman hias, tanaman obat, maupun sayur-sayuran.  Namun, terkadang tanaman pekarangan tidak dapat tumbuh sesuai harapan pemilik rumah karena kurangnya pengetahuan dalam merawat tanaman. Tanaman tidak akan mati apabila pemilik rumah dapat memenuhi kebutuhan di setiap tahap pertumbuhannya.

Beberapa Cara Merawat Tanaman Pekarangan

Tanaman pekarangan merupakan tanaman yang ditanam di lahan rumah yang tidak digunakan sebagai ruangan tertentu. Tentunya tanaman pekarangan sangat membutuhkan perawatan tertentu agar tetap hidup dengan baik. Bagi Anda yang hobi berkebun di pekarangan rumah, berikut adalah 8 tips sederhana perawatan tanaman di pekarangan rumah sendiri :

  • Menyiram secara teratur

Tanaman sangat membutuhkan air untuk melakukan fotosintesis. Keberadaan lahan yang sempit membuat akar tanaman sulit menjangkau sumber air. Oleh karena itu, tanaman perlu disiram dua kali sehari setiap pagi dan sore hari.

  • Pemupukan

Pupuk diberikan untuk memenuhi hara yang dibutuhkan tanaman untuk hidup. Bertanam di pekarangan memiliki skala yang kecil sehingga kebutuhan hara dapat dipenuhi menggunakan pupuk kandang yang diberikan sesuai dosis tanaman.

  • Penggantian pot atau polibag

Kebanyakan tanaman pekarangan ditanaman dengan media pot atau polibag yang terbatas ukurannya. Otomatis pot/polibag perlu diganti karena tanaman semakin besar. Penggantian pot bertujuan agar pertumbuhan akar tidak terhambat.

  • Penimbunan dan penggantian tanah

Cara ini lebih dikhususkan untuk tanaman yang ditanam di pot atau polibag. Tanah akan berkurang dan tidak menutupi akar karena penyiraman atau hujan. Tanah sebaiknya ditambah hingga menutup akar serta diganti beberapa bulan sekali untuk mengembalikan kemampuan tanah untuk menunjang pertumbuhan akar.

  • Menjaga kebersihan tanaman

Di samping tanaman  utama, pasti ada tanaman lain yang mengganggu. Tanaman tersebut menjadi pesaing dalam mendapat sinar matahari, air maupun hara sehingga perlu dicabut agar tanaman dapat tumbuh optimal.

  • Kendalikan serangga dan penyakit tanaman.

Kendala yang paling utama dalam bertanam di lahan pekarangan adalah serangga pengganggu dan penyakit. Pemilik harus teratur dalam memeriksa tanaman agar kerusakan dapat dicegah. Cara mudah mengatasi serangga dan penyakit yaitu dengan membuang serangga merugikan dan memangkas bagian tanaman yang bergejala penyakit kemudian memusnahkannya.

  • Berikan pencahayaan yang cukup

Lahan yang terbatas dapat menghalangi tanaman untuk memperoleh sinar matahari. Padahal tanaman membutuhkan sekali cahaya untuk membuat makanannya. Perhatikan lingkungan tumbuh tanaman dan singkirkan apapun yang menghalangi sinar matahari menyentuh tanaman secara langsung.

  • Pemangkasan

Batang atau ranting yang terlalu lebat dapat menghalangi tanaman untuk mendapat cahaya secara utuh. Pemilik perlu memangkas batang atau ranting secara berkala dengan menggunakan gunting pangkas atau secara langsung namun tetap hati-hati.

Sukses Merawat Tanaman Pekarangan

Kesuksesan dalam bertanam di pekarangan bukan hanya ditentukan oleh cara perawatannya. Pemilik sangat memegang andil agar tanaman dapat tumbuh optimal. Rasa suka menanam menjadi dasar tanaman dapat tumbuh. Dengan rasa suka tersebut pastinya pemilik akan menjaga dan mengontrol tanaman serta tidak membiarkan tanaman miliknya terbengkalai.

Dengan menggunakan 8 tips di atas maka tanaman pekarangan Anda dapat tumbuh subur dan bertahan lama. Tentu saja keberhasilan menanam di pekarangan sangat ditentukan oleh ketelatenan pemilik dalam merawat tanaman.

Tips Dalam Memilih Sekaligus Merawat Tanaman Hias Indoor

Menghias bagian dalam rumah dengan menempatkan tanaman hias indoor memang sedang menjadi tren karena ada beberapa manfaat di sana. Selain membuat tampilan dalam rumah menjadi lebih asri dan juga sejuk, adanya tanaman hias yang ditempatkan di dalam ruangan juga berguna sebagai pembersih udara. Namun dalam menggunakan tanaman hias tersebut sebaiknya juga mempertimbangkan beberapa unsur estetika dan inilah yang menjadi pembahasan pada artikel kali ini.

Tips Memilih Tanaman Hias Indoor

Memilih tanaman hias yang nanti akan ditaruh di dalam ruangan rumah atau indoor memang tidak bisa asal. Sebab ada beberapa kriteria yang mesti diperhatikan di sini selain itu untuk merawat tanaman hias baik yang indoor maupun outdoor juga berbeda. Nah bagi yang sampai saat ini masih kebingungan soal pemilihan tanaman hias ini bisa menyimak tips dalam memilihnya yang telah dirangkum di bawah ini :

  • Perhatikan jenisnya

Perlu diketahui ada dua jenis dari tanaman hias yang paling umum dan yang pertama adalah tanaman hias yang berbunga dan yang kedua tidak ada bunganya. Misalkan kalian mau memilih tanaman hias berbunga maka bisa memilih tanaman yang tidak hanya punya yang cantik saja. Melainkan juga punya aroma yang wangi dan ini bisa memberikan nilai tambah sebab ruangan di tempat tinggal kalian akan beraroma wangi dan juga enak untuk dilihat.

  • Perhatikan Daya Tahan Tanaman Hiasnya

Untuk tips yang kedua dalam pemilihan tanaman hias ini yaitu memperhatikan daya tahan dari tanaman tersebut. Mengingat tanaman hias yang ditaruh di dalam rumah atau ruangan umumnya tak mampu bertahan lama. Jadi kalian disarankan memilih tanaman yang sekiranya mampu bertahan dari temperatur di dalam ruangan yang kerap berubah bisa panas atau dingin kalau ruangan tersebut memakai AC.

Tips Merawat Tanaman Hias Indoor

Setelah membahas tips dalam memilih tanamannya maka berikutnya juga akan dibahas tips dalam melakukan perawatan tanaman. Semua jenis tanaman hias pastinya membutuhkan yang namanya perawatan di mana treatmen dalam melakukan perawatannya juga berbeda-beda. Ada yang mesti banyak diberikan air dan ada juga yang sebaliknya. Untuk lebih detailnya simak tipsnya berikut ini :

  • Perhatikan untuk pencahayaannya

Misalnya tanaman hiasnya kalian taruh di dekat jendela, cobalah untuk meletakannya sekitar 25 cm dari sisi pada jendelanya agar bagian tanamannya yang tepat menghadap ke arah jendela bisa terkena sinar matahari. Supaya semua bagian tanamannya mendapatkan sinar matahari jangan lupa untuk memutar bagian sisinya secara berkala.

  • Perhatikan untuk penyiraman tanamannya

Kebanyakan tanaman hias indoor ditanamkan di media tanam yang dalam menyerap air tidak terlalu banyak agar tidak terlalu basah atau becek. Supaya tetap lembap, dibutuhkanlah media tanam dengan karakter porous dengan berisikan sekam bakar, cocopeat, cacahan pakis dan ditambahkan humus maupun pupuk kandang. Cek juga wadah tanaman hiasnya di mana mesti berlubang agar saat disiram maka media tanamnya tidak akan tergenang oleh air.

  • Jaga tanaman dari hama

Untuk tips merawat tanaman hias yang terakhir ini adalah dengan menjaga tanaman dari hama tanaman yang bisa mengakibatkan tanaman menjadi layu hingga mati. Untuk hama-hama pada tanaman hias ini cukup beragam, ada yang berupa serangga, ulat, jamur, hingga virus. Karena itu supaya tanaman hias kalian terbebas dari hama, baiknya selalu bersihkan tanaman dari debu yang biasa menempel di bawah maupun permukaan daun.

Cara Sederhana Membuat Tanaman Cepat Tumbuh

Tujuan utama menanam adalah hasil panen yang tinggi dengan waktu yang singkat. Untuk mencapai tujuan tersebut maka tanaman perlu dirawat secara intensif. Tanaman tumbuh subur apabila segala kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang dapat dipenuhi secara optimal. Penting mengetahui syarat-syarat pertumbuhan tanaman bagi Anda yang memiliki hobi menanam atau usaha budidaya. Pengetahuan dan pemenuhan kebutuhan tanaman itulah yang sangat menentukan hasil produksi.

Faktor Pertumbuhan Tanaman

Cepat lambatnya pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Pertumbuhan tanaman akan optimal apabila kedua faktor tersebut dipenuhi. Faktor internal dan eksternal saling berkaitan satu sama lain sehingga kedua-duanya harus diperhatikan sehingga tanaman dapat cepat besar dan banyak produksinya. Berikut adalah faktor internal dan eksternal pertumbuhan tanaman :

  • Faktor Internal

Faktor internal berhubungan dengan varietas tanaman. Tanaman mampu tumbuh dengan cepat dan baik apabila berasal dari indukan dengan gen-gen unggul. Contohnya yaitu tanaman yang memiliki gen unggul dalam produksi dan tahan kondisi kritis masih dapat melangsungkan hidupnya walaupun tanaman mengalami kekurangan unsur-unsur tertentu. Pertumbuhan tanaman juga tidak terganggu oleh serangan hama penyakit apabila memiliki gen tahan. Selain gen, hormon yang dimiliki tanaman juga berpengaruh terhadap kecepatan tumbuh. Tanaman mengandung hormon pertumbuhan seperti auksin dan giberelin. Keberadaan hormon tersebut membuat tanaman tumbuh besar dengan waktu yang relatif singkat.

  • Faktor Eksternal

Faktor ini meliputi unsur-unsur dari alam yang harus dipenuhi tanaman selama proses pertumbuhan dan perkembangannya. Faktor eksternal tersebut meliputi kebutuhan unsur hara, cahaya matahari, air, dan tanah. Unsur hara diperlukan tanaman untuk melangsungkan berbagai aktivitas metabolisme. Sedangkan air dan cahaya merupakan komponen utama dalam proses fotosintesis yang merupakan proses utama tanaman untuk memenuhi kebutuhan makanan dan berpengaruh pada hasil. Tanah sendiri berkaitan dengan penyediaan unsur hara dan media yang dapat menyimpan air. Tanah yang subur dan gembur memudahkan perakaran dalam menyerap unsur hara secara maksimal sehingga tanaman dapat tumbuh dengan cepat.

Cara Cepat Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman

Pertumbuhan tanaman yang cepat memberikan kepuasan bagi penanam. Melihat tanaman tumbuh dengan subur dan sangat menghasilkan merupakan hal yang sangat diharapkan bagi penanam. Untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman, ada beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain :

  • Pemupukan

Pemupukan adalah pemberian unsur hara tambahan yang dibutuhkan tanaman untuk melangsungkan hidupnya. Pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organik maupun anorganik. Pupuk anorganik atau yang biasa disebut pupuk kimia dapat mempercepat pertumbuhan tanaman apabila diberikan sesuai dosis. Sayangnya pemberian pupuk anorganik secara terus-menerus dan tidak bijak menyebabkan kerusakan lingkungan dan meninggalkan residu yang dapat mengancam kesuburan tanah.

Alternatif pupuk anorganik yaitu menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk hijau. Pupuk ini  lebih ramah lingkungan dan dapat meningkatkan kesuburan tanah. kelemahan dari pupuk organik yaitu kemampuannya untuk meningkatkan pertumbuhan yang relatif lama. Pemupukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hara mikro maupun makro. Kebutuhan hara makro seperti N, P, dan K, dapat dipenuhi dengan memberikan pupuk majemuk phonska atau pupuk urea, TSP, dan KCl. Pemupukan yang benar harus berpacu pada 4T yaitu tepat dosis, tepat waktu, tepat cara, dan tepat jenis.

  • Pemberian hormon tumbuh

Hormon pertumbuhan tanaman yang utama adalah auksin, sitokinin, dan giberelin. Pada dasarnya hormon tersebut dihasilkan oleh tiap tanaman. Namun, beberapa tanaman hanya dapat memproduksi sedikit dan perlu tambahan dari luar.  Hormon-hormon tersebut dapat dipenuhi dengan menggunakan hormon kimia atau buatan alami. Contohnya yaitu hormon sitokinin yang dapat diperoleh dari air kelapa, sedangkan hormon auksin diperoleh secara alami dari IAA.

  • Pemberian bahan alami pemicu pertumbuhan

Beberapa bahan di sekitar kita memiliki kandungan yang dapat mempercepat pertumbuhan. Bahan-bahan tersebut dapat menjadi tambahan pupuk atau hormon. Contohnya yaitu pemberian kulit pisang yang sudah dipotong, air cucian beras, air bekas rebusan telur, ampas teh, ampas kopi, dan kulit bawang. Air cucian beras dan rebusan telur mengandung beberapa vitamin, mineral dan kalsium yang dapat digunakan sebagai pupuk alami. Ampas kopi dan teh juga mengandung fosfor dan magnesium yang dapat memenuhi kebutuhan hara tanaman. Selain itu, kulit bawang memiliki kandungan hormon sitokinin alami yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.

3 Cara Dalam Merawat Tanaman Yang Efektif

Ada banyak sekali hobi yang bisa kalian geluti mulai dari melakukan hobi yang sehat seperti berolahraga. Ini juga banyak macamnya seperti bersepeda, joging, atau berolahraga di gym. Lalu ada juga yang punya hobi unik seperti mengoleksi barang-barang antik seperti mengoleksi piringan hitam sampai kendaraan-kendaraan antik. Hobi yang ekstrim juga ada contohnya memelihara binatang-binatang berbahaya seperti ular hingga tarantula. Dari sekian banyaknya pilihan hobi tersebut yang sedang lumayan digandrungi sekarang ini adalah berkebun dan pilihannya bisa menanam tanaman-tanaman produktif atau tanaman hias. Semua orang juga bisa melakukan hobi yang satu ini sebab selain mudah, juga tidak butuh banyak biaya untuk menjalankan hobi tersebut.

Manfaat Dari Hobi Berkebun

Apabila ada yang beranggapan hobi berkebun ini seperti buang-buang waktu saja maka anggapan tersebut sebenarnya tidaklah tepat. Sebab sejumlah penelitian menunjukkan adanya sejumlah manfaat yang bisa didapatkan dari kegiatan menanam dan merawat tanaman-tanaman ini. Manfaat tersebut ada yang berkaitan dengan kesehatan sampai dari segi ekonomi. Jadi janganlah menganggap remeh hobi bercocok tanam ini malahan ada banyak sekali dampak positif yang bisa dirasakan oleh mereka yang melakukannya. Kira-kira apa sajakkan manfaat yang bisa diambul dari hobi berkebun yang disukai dari anak-anak sampai para manula ini? Dapatkan jawabannya di bawah ini :

  • Mampu membuat tubuh lebih sehat

Manfaat pertama dari hobi berkebun ini adalah bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat karena mau tidak mau kita mesti bergerak dan melakukan aktivitas fisik mulai dari menyiram tanaman, memotong daun, memberikan pupuk atau menanam sampai memindahkan tanaman. Aktivitas fisik ringan seperti ini sangat baik untuk para manula apalagi kalau mereka menanamnya di luar ruangan sehingga tubuh akan terkena sinar matahari pagi. Berkebun juga mampu meredakan stres juga jadi bagi yang sedang pusing karena urusan pekerjaan tidak ada salahnya untuk mulai melakukan kegiatan berkebun.

  • Punya sisi ekonomis

Tidak hanya memberikan manfaat dari segi kesehatan, berkebun juga punya nilai tambah dari sisi ekonomis. Contohnya menanam tanaman hias yang tadinya sedikit lama-lama menjadi banyak dan nanti bisa dijual. Atau menanam tanaman-tanaman produktif macam tomat, cabai, dan lainnya yang kalau saat panen cukup berlebih maka bisa dijual juga. Dari sini jelasnya hobi bercocok tanam benar-benar sangat menguntungkan karena jarang-jarang ada hobi yang bisa sekalian menghasilkan uang. Mengingat rata-rata hobi itu justru membuat mereka yang menggelutinya mesti keluar uang alih-alih mendapatkan uang.

3 Efektif Cara Untuk Merawat Tanaman-Tanaman

Setelah membahas mengenai beberapa manfaat dari hobi ini maka selanjutnya juga dibahas tentang 3 cara efektif dalam merawat tanaman-tanaman dan di sini lebih ditekankan pada tanaman hias outdoor. Tanaman hias sendiri untuk jenis tanamannya ada banyak macamnya dan dari peletakannya maka bisa dibagi menjadi dua. Yaitu tanaman hias yang ditempatkan di ruang terbuka seperti di halaman alias outdoor dan di dalam ruangan atau indoor. Sudah barang tentu merawat tanaman hias outdoor ini ada beberapa perbedaan dengan tanaman hias indoor.

Sehingga bagi yang masih baru mulai menjalankan hobi merawat tanaman hias ini perlu untuk mencari informasi tambahan sehubungan dengan hobi mereka ini. Karena merawat tanaman hias sendiri memang mudah-mudah sulit karena ada beberapa tanaman yang perlu perawatan ekstra karena rentan sekali layu. Sehingga kalau mau tanaman yang ditanam ini bisa tumbuh dengan baik, subur dan berbunga dengan indah mesti tahu bagaimana cara dalam melakukan perawatan yang efektif. Kesalahan dalam melakukan perawatan tanaman bisa membuat tanaman tersebut menjadi cepat mati, tidak cepat berbunga, dan perkembangannya pun lambat.  Untuk 3 tipsnya langsung saja cek di bawah ini :

  • Perhatikan teknik penyiraman air

Salah satu kesalahan paling umum yang mana sering dilakukan masyarakat kita berkaitan dengan masalah tanaman ini adalah tanaman harus diberi banyak air. Padahal ada beberapa jenis tanaman yang malah cepat layu kalau terlalu sering dan terlalu banyak diberikan air. Karena itu perhatikan dulu jenis tanaman yang ditanam apakah memang harus sering-sering diberi atau justru sebaliknya. Selain itu ada beberapa teknik dalam penyiraman air yang mesti diketahui. Pertama waktu penyiraman yang paling baik adalah pada pagi atau malah hari.

  • Berikan pupuk organik

Kemudian hindarilah menggunakan pupuk kimia dan sebagai gantinya pakailah pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos. Tidak sulit untuk mendapatkan pupuk non-kimia ini karena bisa didapatkan di toko-toko tanaman atau bisa juga mengolahnya sendiri. Seperti kompos misalnya bisa dibuat dari bahan-bahan makanan sisa sampai sampah-sampah daun. Dari segi harga juga jauh lebih murah pupuk organik ketimbang kimia.

  • Jagalah Kebersihan Di Sekitar Tanaman

Untuk tips yang ketiga dengan menjaga kebersihan di sekitar tanaman baik dari sampah-sampai sampai rumput-rumput. Jika banyak rumput maka bisa mencuri kandungan nutrisi dari dalam tanah lalu rumput juga menjadi tempat tinggal bagi hama tanaman. Selalu bersihkan sekitar tanaman kalian secara rutin agar tanaman juga terbebas dari hama.

5 Cara Mudah Menjaga Kesegaran Tanaman Hias

Tanaman hias menjadi salah satu jenis tanaman yang paling diminati beberapa kalangan terutama ibu rumah tangga. Selain sebagai penyejuk di rumah, tanaman hias juga berperan sebagai hiasan alami yang sangat menarik. Beberapa bagian tanaman hias memiliki daya tarik tersendiri sehingga memberikan nuansa cantik dan segar. Namun, kecantikan tanaman hias dapat menurun jika tanaman mulai layu dan menguning. Penyebab layu tanaman hias diakibatkan oleh faktor cuaca maupun perawatan yang kurang dari pemilik tanaman.

Potensi Tanaman Hias

Salah satu jenis tanaman yang berfungsi untuk memberikan keindahan sekaligus penyejuk suatu tempat adalah tanaman hias. Tanaman hias terdiri dari berbagai macam dengan keunikannya masing-masing. Keunikan tanaman hias menjadi nilai estetika yang dinikmati oleh pecinta tanaman. Setia tanaman hias memiliki keindahannya di bagian-bagian tertentu sesuai dengan jenisnya. Umumnya keindahan tanaman ini terletak pada bunga, batang dan daun.

Tidak hanya itu, akar dan buah tanaman hias juga mempunyai nilai keindahan tersendiri yang menarik perhatian. Tanaman ini memberikan kesan rileks sehingga mampu mengurangi stres bagi pemiliknya. Manfaat yang diberikan tanaman hias menjadikan tanaman ini sebagai wadah penyalur hobi dengan minat yang tinggi. Tidak heran bila tanaman hias dijual dengan harga tinggi dan sangat dicari oleh peminatnya.

Cara Merawat Kesegaran Tanaman Hias

Kesegaran tanaman hias sangat menentukan kepuasan bagi orang yang memandangnya. Tanaman yang layu, daun menguning, bunga dan ranting yang patah sangat mengurangi keindahan yang dimiliki tanaman hias. Masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan perawatan yang tepat. Berikut adalah tips merawat tanaman hias agar kesegarannya tetap terjaga :

  • Pangkas bagian yang layu

Bagian tanaman yang layu mengakibatkan tanaman hias menjadi kurang menarik. Untuk mencegah tanaman layu seutuhnya maka perlu dipangkas bagian yang layu saja agar tidak merambah ke bagian lain. Ciri tanaman layu yaitu daun menguning, dan ketegaran tanaman berkurang.

  • Menyiram Tanaman

Layu pada tanaman dapat diatasi dengan menyiram sesuai dengan takaran. Air yang dibutuhkan berkaitan dengan jenis tanamannya. Contohnya tanaman sukulen yang tidak memerlukan banyak air dapat disiram 3 hari sekali. Bagi tanaman yang bercabang dengan daun yang lebat disiram 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

  • Membersihkan tanaman

Tanaman hias yang terpapar udara langsung memicu debu dan kotoran menempel di bagian tertentu tanaman. Agar tetap terlihat segar dan hijau, bagian berdebu sebaiknya dibersihkan dengan kain lap yang telah dibasahi. Tanaman dilap secara hati-hati agar tidak merusaknya.

  • Mengganti pot tanaman sesuai ukuran

Penggunaan pot media pertumbuhan tanaman hias disesuaikan dengan ukurannya. Tanaman akan terus tumbuh dan memerlukan ruang yang luas. Apabila pot terlalu kecil, maka akar tidak dapat berkembang dan melakukan penyerapan secara maksimal sehingga tanaman menjadi layu.

  • Memenuhi kebutuhan hara tanaman

Tanaman hias yang kekurangan unsur hara tertentu akan menimbulkan gejala yang mengurangi kesegaran tanaman. contohnya tanaman yang kekurangan pupuk N daunnya menjadi kuning dan kerdil. Kebutuhan hara tanaman hias dapat dipenuhi dengan mudah yaitu memberikan pupuk kandang sesuai takaran. Selain itu, penggunaan tanah yang subur juga dapat memulihkan kesegaran tanaman hias.

  • Berikan pencahayaan yang cukup

Tanaman yang kurang cahaya akan mengalami gejala etiolase. Gejala ini menimbulkan pertumbuhan batang yang tidak terkontrol dan daunnya kecil serta menguning. Cahaya bagi tanaman berperan dalam proses fotosintesis, oleh karena tanaman perlu dihindarkan dari naungan yang menghambat masuknya sinar matahari.